Toyota Corolla Cross Listrik Ketangkap Basah Muter-muter di Jalan

JAKARTA – Toyota diyakini sedang menguji SUV listrik generasi baru, menggunakan prototipe yang memanfaatkan bodi Toyota Corolla Cross sebagai kendaraan uji (test mule).

Namun, kendaraan yang tertangkap dalam foto-foto ini bukanlah versi listrik dari Corolla Cross yang sudah ada saat ini.

Sekilas, prototipe yang tertutup kamuflase ini memang menyerupai Corolla Cross dengan desain yang telah direvisi. Akan tetapi, jika diamati lebih cermat pada bagian-bagian tertentu, kendaraan ini sebenarnya merupakan kendaraan uji tahap awal, atau yang sering disebut sebagai “development mule”.

Perbedaan yang mencolok terlihat pada lampu depan yang tidak sama dengan model produksi, serta jarak sumbu roda (wheelbase) yang lebih pendek daripada jarak sumbu roda 2.640 milimeter milik Corolla Cross yang sesungguhnya.

Prototipe ini juga tidak dilengkapi dengan pipa knalpot, sementara struktur tambahan yang terlihat di bagian kolong mobil mengindikasikan bahwa Toyota sedang menguji konfigurasi mekanis yang berbeda.

Penggunaan bodi dari model yang sudah ada merupakan hal yang lumrah dalam pengembangan kendaraan baru. Produsen biasanya menggunakan sasis atau bodi yang telah dimodifikasi untuk menguji teknologi dan komponen baru sebelum prototipe dengan desain final selesai dibuat.

Dalam kasus ini, Toyota kemungkinan menggunakan prototipe tersebut untuk menguji arsitektur kendaraan generasi baru yang juga baru saja diperkenalkan.

Arsitektur ini mewakili pendekatan baru bagi Toyota, yang berpusat pada konsep platform “multi-jalur” (multi-pathway). Konsep ini memungkinkan kendaraan listrik (EV), kendaraan hibrida, dan hibrida plug-in dikembangkan di atas fondasi arsitektur yang sama.

Saat ini, Toyota menggunakan platform TNGA untuk sebagian besar model bermesin pembakaran internal dan hibrida, sementara model listriknya—seperti seri bZ—mengandalkan arsitektur berbeda yang disebut e-TNGA.

Pendekatan baru ini diharapkan dapat mengurangi kebutuhan untuk mengembangkan platform terpisah bagi setiap jenis sistem penggerak (powertrain). Selain itu, hal ini memungkinkan Toyota untuk menyesuaikan produksi guna merespons perubahan permintaan pasar tanpa perlu melakukan modifikasi besar pada fasilitas manufakturnya.

Perkembangan ini juga membuka kemungkinan bagi Toyota untuk menghadirkan versi listrik penuh dari Corolla di masa depan.

Toyota juga menyatakan bahwa platform dan mesin baru ini tidak akan mengorbankan kemampuan dari jenis sistem penggerak apa pun yang digunakan. Model hibrida dan hibrida *plug-in* yang menggunakan sistem ini diperkirakan mampu menawarkan efisiensi bahan bakar hingga 15 persen lebih baik.

Salah satu teknologi baru yang tengah dikembangkan adalah mesin 1,5 liter tiga silinder segaris, yang dirancang untuk menggantikan mesin 1,5 liter tiga silinder dan 1,8 liter empat silinder yang saat ini digunakan pada beberapa model Toyota.

Generasi baru platform dan mesin ini diperkirakan akan mulai diterapkan pada kendaraan produksi tahun depan.

Meskipun Toyota belum mengonfirmasi identitas pasti dari prototipe tersebut, kemunculannya memberikan gambaran awal mengenai arah pengembangan perusahaan untuk generasi kendaraan berikutnya—khususnya upaya mereka dalam mengintegrasikan teknologi kendaraan listrik (EV) dengan mesin pembakaran internal dalam satu arsitektur yang sama.

Sumber: https://otomotif.sindonews.com/read/1767031/120/toyota-corolla-cross-listrik-ketangkap-basah-muter-muter-di-jalan-1793495476/5



Tinggalkan Balasan